Rapat Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan APBD Kab/Kota TW 1 – TA. 2026
Padang, 17 April 2026
Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui BPKAD menyampaikan hasil pemantauan dan evaluasi pelaksanaan APBD kabupaten/kota se-Sumatera Barat pada Triwulan I Tahun Anggaran 2026 yang dilakukan secara daring.
Berdasarkan hasil evaluasi, rata-rata realisasi Pendapatan Daerah kabupaten/kota mencapai 30,87persen atau meningkat sebesar 12,06 persen dibandingkan kwartal yang sama tahun 2025. Capaian tertinggi diraih oleh Kota Payakumbuh sebesar 42,27persen, sementara capaian terendah berada pada Kabupaten Pesisir Selatan sebesar 15,62 persen. Peningkatan ini didorong oleh kinerja pendapatan transfer yang cukup signifikan dengan rata-rata capaian lebih dari 30 persen.
Di sisi Belanja Daerah, rata-rata realisasi mencapai 16,08 persen atau meningkat sebesar 2,04 persen dibandingkan kwartal pertama tahun sebelumnya. Kabupaten Sijunjung mencatat capaian tertinggi sebesar 20,85 persen, sedangkan Kabupaten Lima Puluh Kota menjadi yang terendah dengan capaian 10,11 persen.
Secara keseluruhan, kinerja APBD Triwulan I Tahun Anggaran 2026 di wilayah Sumatera Barat menunjukkan perkembangan yang cukup baik dari sisi pendapatan. Namun demikian, pemerintah daerah diharapkan dapat segera melakukan langkah-langkah percepatan realisasi belanja agar pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan dapat berjalan lebih optimal pada triwulan berikutnya. Selain itu Pemerintah Provinsi mendorong Pemerintah Kabupaten/kota agar melakukan percepatan dalam menganggarkan dan membelanjakan Tambahan TKD untuk penanggulangan bencana yang telah diberikan oleh pemerintah pusat.
Ke depan, sinergi dan komitmen seluruh pemerintah daerah menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara pendapatan dan belanja, sehingga target pembangunan daerah dapat tercapai secara efektif, efisien, dan tepat waktu



